Simalungun - Spanduk sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun mendapat sorotan dan menjadi perbincangan hangat dimedia sosial (medsos) lantaran hanya terdapat ucapan Selamat Tahun Baru Mohon Maaf Lahir dan Batin
Salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Simalungun ketika dikonfirmasi tentang adanya spanduk ucapan Anggota DPRD yang tidak mencantumkan Selamat Natal 2022 mengatakan, bahwa spanduk tersebut merupakan program Sekretariat DPRD Simalungun.
Baca juga:
5 Alasan Mengapa Anies Harus Jadi Presiden
|
"Iya, itu merupakan program Sekretariat DPRD Kabupaten Simalungun dan kita juga tidak setuju, "sebut Ketua Komisi IV Maraden Sinaga melalui sambungan selulernya, Jumat (16/12/22).
Sementara Ketua Fraksi Perindo, Sariadi Saragih, di laman akun facebooknya menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat spanduk Selamat Tahun Baru tanpa mengikutkan ucapan Selamat Hari Natal.
Sariadi juga mengatakan, bahwa spanduk itu merupakan program dari Sekretarian DPRD Simalungun. "isi dan foto nya murni dari Sekretariat DPRD" tulis Sariadi di akun facebooknya
Ditegaskan Sariadi, dirinya dan bersama anggota lainnya akan mempertanyakan langsung terkait spanduk tersebut kepada sekretariat DPRD Kabupaten Simalungun.
Ditambahkan Sariadi, untuk Pluarisme agama, Partai Perindo dan dirinya pribadi tidak perlu diragukan lagi.
Sariadi mengatakan bahwa Perindo dari DPP, DPW dan DPD sangat majemuk, semua suku ras dan agama ada semua, " tulis Sariadi di akun facebooknya (Karmel)